Dari Lapangan Hijau ke Dunia Bisnis: Kisah Inspiratif Nando Merintis Fortis Company
👟 Dari Lapangan Hijau ke Dunia Bisnis: Kisah Inspiratif Nando Merintis Fortis Company✨ Hai, perkenalkan! Saya Aldhimas Fernando, atau akrab disapa Nando, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2024. Kali ini, saya ingin berbagi cerita tentang perjalanan saya merintis perusahaan kecil yang saya beri nama Fortis Company.
Membangun Fortis Company: Berawal dari Jasa Cuci Sepatu
Saat ini, Fortis Company sudah memiliki beberapa bidang usaha yang saya kelola sendiri. Awalnya, fokus utama kami adalah pada jasa cuci sepatu dan jasa vendor, yang alhamdulillah sudah berjalan selama dua tahun. Menariknya, di tahun ini, saya memberanikan diri untuk mengembangkan sayap dengan membuka dua usaha baru lagi, yaitu Fortis Merchandise dan bisnis thrifting. Bagaimana kisah ini bermula? Awalnya, saya aktif sebagai anggota klub sepak bola. Sayangnya, cedera membuat saya harus menghentikan aktivitas tersebut. Saya kemudian memutuskan untuk mencari pekerjaan. Namun, setelah dijalani, saya merasa penghasilan yang didapat kurang memuaskan. Dari situlah, muncul keberanian untuk mencoba sesuatu yang baru. Keputusan besar pun diambil: saya membuka usaha pertama saya, yaitu jasa cuci sepatu.
✨ Belajar dari Omset yang Naik Turun
Perjalanan membangun bisnis tentu tidak selalu mulus. Bagi saya, momen yang paling berkesan justru datang dari pengorbanan dan dinamika bisnis itu sendiri. Saya harus mengorbankan banyak hal, seperti waktu dan bahkan teman-teman. Selain itu, dinamika omset yang naik turun menjadi pelajaran yang sangat berharga. “Setiap bulan pendapatanku naik dan membuat aku puas, kemudian pendapatanku turun yang bisa bikin aku mengevaluasi bisnisku ini. Hal inilah yang menandakan bisnisku berjalan.”
💡 Kunci Utama: Mulai Aja Dulu!
Jika ada satu pesan yang ingin saya sampaikan kepada teman-teman yang ingin memulai usaha, pesan itu adalah: “Yang terpenting adalah mulai aja dulu.” Ini adalah filosofi yang saya pegang teguh. Mengapa? Semakin lama kita memulai, semakin lama pula kita belajar. Semakin cepat kita gagal, maka semakin cepat pula kita belajar. Jangan terjebak dalam pemikiran untuk menjadi sempurna sebelum memulai. Justru, mulailah, lakukan, dan rasakan sendiri bagaimana prosesnya. “Kalian harus merasakan dulu seperti apa rasanya, karena nanti sembari berjalan, kalian pasti akan menemukan apa yang kalian cari.” Jadi, tunggu apa lagi? Ambil langkah pertama, dan biarkan perjalanan itu sendiri yang akan memandu Anda menuju apa yang Anda cari dalam dunia bisnis.
