Halo! Saya Stefven, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022. Izinkan saya memperkenalkan usaha yang saya bangun dari nol, yaitu Depo Gorongan. Usaha ini lahir murni dari hobi saya: mengoleksi miniatur kereta api.
Apa yang dulunya hanya sebatas koleksi pribadi kini telah berkembang menjadi bisnis jual beli dan produksi miniatur. Depo Gorongan juga memproduksi berbagai merchandise kereta, seperti kaus, keychain, stiker, totebag, dan enamel pin. Kami aktif berjualan di offline store dan rutin hadir di acara Sunday Morning UGM.
Lebih membanggakan lagi, kami telah mengerjakan pesanan untuk PT KAI dan diundang dalam *event* besar mereka, seperti JSF 2023–2024 dan Open House Balai Yasa Gubeng 2024.
🎯 Tujuan Awal: Menciptakan Detail yang Sempurna
Motivasi utama saya membangun Depo Gorongan sangat berakar pada passion: saya ingin menciptakan miniatur kereta yang sangat detail dan benar-benar mirip dengan aslinya.
Tujuan besar saya adalah menjadikan Depo Gorongan sebagai pusat yang menyediakan koleksi miniatur dan merchandise kereta api yang berkualitas, yang dapat dinikmati, dikoleksi, dan dipasarkan oleh semua pecinta kereta.
✈️ Menembus Batas: Kemitraan KAI dan Pengiriman Internasional
Ada dua momen yang paling membekas dalam perjalanan Depo Gorongan:
- Pengiriman Internasional: Miniatur Depo Gorongan pernah dibeli dan dibawa hingga ke Belanda dan Denmark. Ini membuktikan bahwa produk yang lahir dari hobi dapat memiliki kualitas yang diakui secara global.
- Kerja Sama Resmi dengan PT KAI: Keberhasilan Depo Gorongan menjalin kemitraan dengan PT KAI untuk memproduksi miniatur dalam skala menengah adalah pencapaian luar biasa yang memberikan validasi besar terhadap kualitas dan standar produksi kami.
🔬 Tantangan Terberat: Melewati Labirin Riset Produksi
Tantangan terbesar yang kami hadapi adalah proses riset produksi miniatur yang memakan waktu sangat lama di awal.
Perjalanan ini berawal dari saya yang hanya membeli miniatur dari *kamoder* (pengrajin miniatur kereta) lain. Akhirnya, saya memutuskan untuk membuat gebrakan dan memulai riset produksi miniatur sendiri. Proses ini adalah fase trial and error yang menguras energi, tetapi vital untuk membangun *brand* dengan kualitas terbaik.
🔑 Kunci Sukses: Semangat, Kritik, dan Kepercayaan Diri
Bagaimana cara mengatasi tantangan seberat itu? Kuncinya hanya satu: Semangat.
Kesulitan tidak boleh dijadikan alasan untuk menyerah, tetapi justru sebagai pengingat agar kita tetap fokus pada tujuan. Jika yang kita kerjakan adalah passion kita, pasti selalu ada jalan untuk melewatinya.
Yang tak kalah penting, tetap percaya diri, terbuka pada kritik, dan jadikan masukan sebagai peluang untuk berkembang. Kritik yang membangun adalah bahan bakar untuk perbaikan berkelanjutan.
🚀 Pesan untuk Mahasiswa: Yakin dan Manfaatkan Networking
Untuk teman-teman mahasiswa yang ingin memulai bisnis, pesan saya adalah: yakinlah pada usaha kalian.
Proses merintis dari nol—mulai dari riset, melewati dinamika pasar, hingga akhirnya memiliki *branding* yang kuat—membutuhkan:
- Konsisten
- Pantang Menyerah
- Percaya pada Passion
Terakhir, manfaatkan *networking* dan pengalaman. Bangun relasi yang sejalan dengan minat dan hobi Anda. Hubungan baik ini akan membuka pintu peluang, *insight* baru, dan dukungan yang sangat berharga bagi perkembangan bisnis Anda.
