Street Coffe dengan konsep Casual: Tekad kuat, Passion dan Ide Kreatif.

Meramu Kopi dengan Casual Culture

Tiga Mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta Abrar, Rangga dan Bagus dari prodi Teknik Industri, membagikan kisah perjalanan bisnis mereka. Bermula dari antusias mereka terhadap Casual Culture dan juga sebagai penikmat Sepak Bola sekaligus Supporter PSS Sleman, mereka bertiga melihat peluang bisnis Coffe Street yang sedang marak di Jogja yang kemudian membentuk “Corner Coffe” yaitu Coffe Street yang bertemakan Casual.

Beragam menu dari Corner Coffe

Mereka menyajikan menu yang beragam mulai dari base coffe dan non coffe. Corner Coffe juga merilis menu baru yaitu matcha dan menyediakan beragam camilan seperti cireng, roti bakar dan lain-lain. Mereka juga membagikan kiat-kiat penting dalam menjalani bisnis FnB “konsisten dalam rasa dan pelayanan yang kita berikan, karena di bisnis F&B itu kan rasa dan konsistensi itu penting. Jadi yang apa kita kasih ke customer itu harus selalu konsisten dari segi rasa dan pelayanan, kalau bisa malah harus lebih baik lagi.

Corner Coffe ini ada di mana si?

Corner Coffe berlokasi di Bumijo depan polda DIY dekat bundaran samsat kota Yogyakarta. Lokasi yang strategis tersebut tentunya sangat mempengaruhi Corner Coffe dalam menjalani bisnisnya.

Kopi Tendangan Sudut

Strategi dan keunikan tersendiri dari Corner Coffe yaitu konsistensi mereka dalam meramu rasa dan menyajikan kopi. Corner sendiri dalam bahasa inggris berarti sudut yang sesuai dengan tagline mereka yaitu “Kopi Tendangan Sudut” dan juga terinspirasi dari lokasi mereka yang berada di sudut kota Jogja.

Strategi penjualan dan marketing

Abrar, Rangga dan Bagus melihat peluang usaha Corner Coffe yang bermula dari seringnya mereka nongkrong, yang kemudian terbesit ide untuk membuat bisnis kopi juga. Corner Coffe sempat berkolaborasi dengan beberapa influencer untuk meningkatkan penjualan, menaikkan brand awarnes dan sebagai strategi marketing.

Bertahan di tengah beragam tantangan

Cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan dan hambatan tersendiri bagi bisnis kopi mereka. Mereka Abrar, Rangga dan Bagus membagi tugas dalam dua shift yaitu weekday dan weekend untuk oprasional Corner Coffe sebagai efisiensi waktu antara kuliah dan berbisnis. Mereka bertiga juga mengatur jadwal kuliah mereka pada saat pembagian KRS agar tidak menghambat kegiatan oprasional Corner Coffe.

Nonton bareng Timnas Indonesia

Corner Coffe sering mengadakan Nonton Bareng Timnas bersama costumer. Bahkan sebelum pertandingan dimulai, Corner Coffe sudah ramai pembeli. Para costumer juga sangat antusias bahkan sampai mereka bertiga kebingungan karena over pelanggan.

Tips, Mendengar dan Mengevaluasi

Menanamkan niat kuat serta kemauan dan mentalitas yang tinggi di sertai konsistensi adalah tips untuk memulai bisnis dari pengalaman mereka menjalani Corner Coffe. Mendengar keluhan dan masukan dari costumer adalah cara untuk bisnis cepat berkembang. Melalui beberapa pengalaman mereka merespon komplain pelanggan dengan pelayanan yang baik, tentunya pelanggan akan memberikan respon yang baik pula dan respon baik tersebut sangat berdampak terhadap bisnis yang sedang di jalani.

“Corner Coffee, tempat di mana semangat casual dan cinta sepak bola bertemu di setiap tegukan! Didirikan oleh Teknik IndusTri-o, kami hadir di sudut kota Jogja dengan menu kopi dan camilan khas, serta keseruan nobar Timnas! Konsistensi rasa dan pelayanan adalah kunci kami, yuk datang dan rasakan vibe #KopiTendanganSudut! ☕⚽

Sudut Inspiratif
Dari Hobi Koleksi Jadi Bisnis Kemitraan KAI: Kisah Stefven Merintis Depo Gorongan
Dari Hobi Koleksi Jadi Bisnis Kemitraan KAI: Kisah Stefven Merintis Depo Gorongan Halo! Saya...
Saat Tiga Mahasiswa Ilmu Komunikasi Memutuskan untuk Tidak Menyerah: Kisah Lahirnya Nasi Jeruji
Saat Tiga Mahasiswa Ilmu Komunikasi Memutuskan untuk TIdak Menyerah : Kisah Lahirnya Nasi Jeruji...
Dari Passion Jadi Cuan: Kisah Jalu Merintis NaMoy Coffee di Tengah Kuliah Informatika
Dari Passion Jadi Cuan : Kisah Jalu Merintis NaMoy Coffe di Tengah kuliah Informatika Halo! Saya...

Sudut Inspiratif

Dari Hobi Koleksi Jadi Bisnis Kemitraan KAI: Kisah Stefven Merintis Depo Gorongan

Dari Hobi Koleksi Jadi Bisnis Kemitraan KAI: Kisah Stefven Merintis Depo Gorongan Halo! Saya Stefven, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022. Izinkan saya memperkenalkan usaha yang saya bangun dari...

Saat Tiga Mahasiswa Ilmu Komunikasi Memutuskan untuk Tidak Menyerah: Kisah Lahirnya Nasi Jeruji

Saat Tiga Mahasiswa Ilmu Komunikasi Memutuskan untuk TIdak Menyerah : Kisah Lahirnya Nasi Jeruji Hai! Kami Enggar, Naufal, dan Simon, mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi angkatan 2022. Di tengah kesibukan...

Dari Passion Jadi Cuan: Kisah Jalu Merintis NaMoy Coffee di Tengah Kuliah Informatika

Dari Passion Jadi Cuan : Kisah Jalu Merintis NaMoy Coffe di Tengah kuliah Informatika Halo! Saya Jalu Galih Timur, mahasiswa Prodi Informatika angkatan 2023. Siapa bilang anak IT cuma berkutat dengan...