Vkeyyy: Pertualangan Kreatif Bareng Naufal dan Visual Kreatif!

Sosok di balik Visual Kreatif? Intip Yuk!

Naufallathif Fawwaz Dzulfiiqar yang akrab dipanggil Naufal mahasiswa aktif angkatan 2022 program studi ilmu komunikasi Universitas Teknologi Yogyakarta asal Pangandaran, Jawa Barat. Naufal bersama Ikbal Hadi aka Ikbal dan Yeni Indra aka Yeni membentuk Visual Kreatif, Halooo Vkeyyy!!

Nekat Terjun Bebas

Perjalanan Naufal menjadi Desainer Grafis dimulai dari job desk tambahan yang datang tanpa diduga. Saat bekerja di sebuah perusahaan FnB di Jawa Barat, awalnya dia hanya fokus sebagai Content Marketing. Namun, seiring waktu, kebutuhan untuk desain konten media sosial semakin mendesak, sementara Perusahaan saat itu belum memiliki desainer grafis. Dengan bekal pengetahuan dasar desain yang ia pelajari sejak 2021, Naufal pun mengambil peran itu sambil terus mengasah kemampuannya. Tantangan ini yang akhirnya membawa Naufal semakin serius terjun ke dunia desain.

Meskipun awalnya Naufal bekerja dengan setengah hati di bidang desain, ia tetap menjalankan tugasnya secara profesional. Setelah keluar dari perusahaan, Naufal merasa bimbang karena lebih menyukai fotografi dan videografi, namun tidak memiliki alat yang memadai. Hanya berbekal laptop, Naufal mulai mencari cara untuk tetap berkarya dan ia memutuskan untuk mendalami ilmu dasar desain yang telah ia miliki. Dengan dukungan dari atasan untuk mengikuti beberapa kelas serta webinar terkait marketing, Naufal perlahan menemukan passion-nya di bidang desain juga marketing dan terus dikembangkan secara mandiri.

Keterbatasan Bukan Halangan

Naufal merasa laptop yang ia gunakan saat ini kurang mendukung, karena performanya sudah mulai menurun. Ia menyadari perlunya upgrade, baik dari segi perangkat seperti laptop yang lebih mumpuni atau tambahan alat seperti tablet untuk memudahkan proses desain dan belajarnya. Tantangan lainnya adalah menemukan kursus desain yang sesuai dengan software yang ia gunakan, karena kebanyakan kursus lebih fokus pada software mayoritas. 

Selain itu, Naufal sering bingung ketika mencari ilmu desain dari berbagai sumber, yang kadang memberikan pandangan berbeda. Namun, ia mulai memahami bahwa dunia desain memang dinamis dan tidak memiliki jawaban yang pasti, sehingga ia harus menyimpulkan sendiri dari berbagai sudut pandang. Saat ini, Naufal juga sedang mencari mentor atau teman untuk berbagi pengalaman, sekaligus membantunya dalam mencari client atau proyek baru.

Tugas yang Terealisasikan

Sejak awal tahun 2024, setelah meninggalkan pekerjaannya, Naufal bertekad untuk melanjutkan perjalanan baru yang telah ia mulai. Kebetulan sekali, pada semester itu Naufal mendapatkan mata kuliah yang sangat sesuai dengan minatnya ada desain grafis, narasi, dan kewirausahaan. Dengan adanya tugas untuk membuat sebuah usaha, Naufal pun terinspirasi untuk membuka jasa branding. Melihat peluang yang besar dengan sedikitnya pesaing, serta mayoritas mahasiswa lain yang hanya fokus pada usaha FnB dan Kraft, Naufal merasa ini adalah kesempatan emas untuk mengembangkan usahanya.

Terbentuklah vendor jasa desain branding dengan misi: “Membantu UMKM branding usahanya, cuan nomer yang kesekian.” Dengan rekan sekelompok ada Ikbal bagian Marketing yang fokus untuk mendapatkan client, Yeni yang mengurus operasional dan komunikasi dengan client, dan Naufal yang bertanggung jawab di bagian desain. Bersama Visual Kreatif, mereka menciptakan program-program menarik seperti “GoTris” yaitu desain logo gratis untuk UMKM di seluruh Indonesia. *tapi snk berlaku, jadi cuzz kepoin ig-nya @visualkreatif.ca

Pendekatan Biar Makin Dekat

Visual Kreatif, yang dibentuk oleh Naufal dan tim, tidak hanya sekedar memberikan layanan desain biasa. Mereka mempunyai pendekatan yang berbeda dengan fokus pada edukasi pelaku bisnis tentang pentingnya branding. Sebelum mulai mendesain, mereka selalu mengajak client untuk konsultasi terlebih dahulu terkait dunia branding dan bagaimana ini bisa membantu meningkatkan brand awareness. Jadi, bukan hanya sekedar membuatkan produk desain asal jadi, tapi mereka juga mendampingi client untuk mengerti dan membangun branding yang kuat dan tepat sasaran. Dengan program edukasi ini, Visual Kreatif tidak hanya memberikan solusi, tapi juga menjadi partner untuk membantu bisnis brand client semakin dikenal luas. Visual Kreatif sudah menghandle beberapa client yang ternyata malah mendapatkan client dari luar kampus namun sesuai dengan target market visual kreatif, diantaranya ada viloni banana chips dari Jombang, ngesalad dari Batang, Qantara dari Cilacap dan masih banyak yang lainnya.

Sharing is Caring

Pas liburan semester 3 bulan, Naufal pulang ke kampung halamannya dan ia dipertemukan dengan sejumlah desainer hebat di daerahnya, profesional dengan keahlian yang berbeda. Naufal bertemu dengan salah satu desainer font, sharing-sharing terkait gimana beliau mendesain dan memasarkan produk font-nya menjadi insight baru bagi Naufal. Pengalaman yang paling berharga yang Naufal rasakan bersama Visual Kreatif, ia baru sadar setelah berinteraksi dengan para client ternyata masih banyak pengusaha di sekitar kita yang urgensinya belum ke ranah branding. Terjebak dengan cara yang sama dalam menarik pelanggan, tanpa ada perkembangan signifikan. Padahal dengan masuk ke ranah visual, kemasan produk yang menarik itu udah menjadi nilai plus bagi produk. Hal ini semakin membuat Naufal yakin bahwa memperkenalkan branding ke pelaku bisnis, terutama UMKM, sangat dibutuhkan.

Namun, saat ini Visual Kreatif sedang vakum karena tim mempunyai kesibukan masing-masing tapi ke depannya Naufal akan menata kembali Visual Kreatif. Untuk sekarang, Naufal masih terus mencari ilmu dan pengalaman sambil menunggu clien itu bisa berjalan gitu loh. Naufal sekarang adalah seorang freelance, ketika ia mendapatkan client maka akan ia atas namakan visual kreatif.

Based on Visual Kreatif Experience

Untuk teman-teman yang ingin meniti karier di dunia jasa, terutama pada bidang desain. Ingat bahwa fokusmu jangan hanya pada uang saja. Lebih penting, bagaimana kamu bisa memberi manfaat dan nilai dengan skill yang kamu miliki. Saat kamu mampu memberikan dampak positif bagi orang lain, kepercayaan dan peluang akan mengikuti jejak karirmu, cuan akan datang dari berbagai arah. Jadi, impact dulu, profit akan menyusul!

Sudut Inspiratif
Dari Hobi Koleksi Jadi Bisnis Kemitraan KAI: Kisah Stefven Merintis Depo Gorongan
Dari Hobi Koleksi Jadi Bisnis Kemitraan KAI: Kisah Stefven Merintis Depo Gorongan Halo! Saya...
Saat Tiga Mahasiswa Ilmu Komunikasi Memutuskan untuk Tidak Menyerah: Kisah Lahirnya Nasi Jeruji
Saat Tiga Mahasiswa Ilmu Komunikasi Memutuskan untuk TIdak Menyerah : Kisah Lahirnya Nasi Jeruji...
Dari Passion Jadi Cuan: Kisah Jalu Merintis NaMoy Coffee di Tengah Kuliah Informatika
Dari Passion Jadi Cuan : Kisah Jalu Merintis NaMoy Coffe di Tengah kuliah Informatika Halo! Saya...
Dari Kopi Tugas Kuliah Hingga Bisnis: Perjalanan Aisyah Merintis Driel Up
Dari Kopi Tugas Kuliah Hingga Bisnis:Perjalanan Aisyah Merintis Driel Up Halo semuanya! Perkenalkan...

Sudut Inspiratif

Dari Hobi Koleksi Jadi Bisnis Kemitraan KAI: Kisah Stefven Merintis Depo Gorongan

Dari Hobi Koleksi Jadi Bisnis Kemitraan KAI: Kisah Stefven Merintis Depo Gorongan Halo! Saya Stefven, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022. Izinkan saya memperkenalkan usaha yang saya bangun dari...

Saat Tiga Mahasiswa Ilmu Komunikasi Memutuskan untuk Tidak Menyerah: Kisah Lahirnya Nasi Jeruji

Saat Tiga Mahasiswa Ilmu Komunikasi Memutuskan untuk TIdak Menyerah : Kisah Lahirnya Nasi Jeruji Hai! Kami Enggar, Naufal, dan Simon, mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi angkatan 2022. Di tengah kesibukan...

Dari Passion Jadi Cuan: Kisah Jalu Merintis NaMoy Coffee di Tengah Kuliah Informatika

Dari Passion Jadi Cuan : Kisah Jalu Merintis NaMoy Coffe di Tengah kuliah Informatika Halo! Saya Jalu Galih Timur, mahasiswa Prodi Informatika angkatan 2023. Siapa bilang anak IT cuma berkutat dengan...